Permensos 25 tahun 2019 tentang Karang Taruna adalah Peraturan Menteri Sosial baru yang menggantikan Peraturan Menteri Sosial Nomor 77/HUK/2010 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna dan Peraturan Menteri Sosial Nomor 23 Tahun 2013 tentang Pemberdayaan Karang Taruna (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 94).
Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, Peraturan Menteri Sosial Nomor 77/HUK/2010 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna dan Peraturan Menteri Sosial Nomor 23 Tahun 2013 tentang Pemberdayaan Karang Taruna (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 94), dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Permensos 25 tahun 2019 mencabut Peraturan Menteri Sosial Nomor 77/H
UK/2010 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna dan Peraturan Menteri Sosial Nomor 23 Tahun 2013 tentang Pemberdayaan Karang Taruna Karena sudah tidak sesuai dengan kebutuhan dan kondisi saat ini, ditegaskan dalam pertimbangan Peraturan Menteri Sosial ini.
A. Pengertian
Karang Taruna adalah organisasi sosial kemasyarakatan sebagai wadah dan sarana pengembangan setiap anggota masyarakat yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/kelurahan terutama bergerak dibidang usaha kesejahteraan sosial.
B. Anggota
Anggota Karang Taruna yang selanjutnya disebut Warga Karang Taruna adalah setiap anggota masyarakat yang berusia 13 (tiga belas) tahun sampai dengan 45 (empat puluh lima) tahun yang berada di desa/kelurahan. Warga Karang Taruna sebagaimana dimaksud pada ayat (1), mempunyai hak dan kewajiban yang sama tanpa membedakan asal keturunan, golongan, suku dan budaya, jenis kelamin, kedudukan sosial, pendirian politik, dan agama
C. Tujuan
Karang Taruna bertujuan untuk mewujudkan:
a. Pertumbuhan dan perkembangan setiap anggota masyarakat yang berkualitas, terampil, cerdas, inovatif, berkarakter serta memiliki kesadaran dan tanggung jawab sosial dalam mencegah, menangkal, menanggulangi dan mengantisipasi berbagai masalah kesejahteraan sosial, khususnya generasi muda;
b. Kualitas kesejahteraan sosial setiap anggota masyarakat terutama generasi muda di desa/kelurahan secara terpadu, terarah, menyeluruh serta berkelanjutan;
c. Pengembangan usaha menuju kemandirian setiap anggota masyarakat terutama generasi muda; dan
d. Pengembangan kemitraan yang menjamin peningkatan kemampuan dan potensi generasi muda secara terarah dan berkesinambungan
D. Kedudukan
Karang Taruna berkedudukan di desa/kelurahan di dalam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.
E. Fungsi
Karang Taruna mempunyai fungsi:
a. Mencegah timbulnya masalah kesejahteraan sosial, khususnya generasi muda;
b. Menyelenggarakan kesejahteraan sosial meliputi rehabilitasi, perlindungan sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial dan diklat setiap anggota masyarakat terutama generasi muda;
c. Meningkatkan Usaha Ekonomi Produktif;
d. Menumbuhkan, memperkuat dan memelihara kesadaran dan tanggung jawab sosial setiap anggota masyarakat terutama generasi muda untuk berperan secara aktif dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial;
e. Menumbuhkan, memperkuat, dan memelihara kearifan lokal; dan
f. Memelihara dan memperkuat semangat kebangsaan, Bhineka Tunggal Ika dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
F. Kepengurusan
Pengurus Karang Taruna dipilih secara musyawarah dan mufakat oleh Warga Karang Taruna setempat dan memenuhi syarat – syarat untuk diangkat sebagai pengurus Karang Taruna yaitu:
a. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
b. Setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945;
c. Memiliki pengalaman serta aktif dalam kegiatan Karang Taruna;
d. Memiliki pengetahuan dan keterampilan berorganisasi, kemauan dan kemampuan, pengabdian di kesejahteraan sosial; dan
e. Berumur 17 (tujuh belas) tahun sampai dengan 45 (empat puluh lima) tahun
SUSUNAN PENGURUS KARANG TARUNA "MANUNGGAL SEJATI" DESA TEPISARI KECAMATAN POLOKARTO KABUPATEN SUKOHARJO PERIODE 2022 - 2027
| NO | NAMA | TEMPAT TANGGL LAHIR | JABATAN | KETERANGAN |
| 1 | Dwi Hariyanto | Sukoharjo, 29/11/1986 | Ketua | Sambirejo |
| 2 | Lastino | Sukoharjo, 11/08/1989 | Wakil Ketua | Karangwinangun |
| 3 | Aninda Citra Kusuma | Sukoharjo, 11/08/1995 | Sekretaris | Karangale |
| 4 | Feri Afriyato | Sukoharjo, 13/12/1992 | Wakil Sekretaris | Ngluar |
| 5 | Desi Fatmawati | Sukoharjo, 25/12/1993 | Bendahara | Tepisari |
| 6 | Jhoni Edo Marjuki | Sukoharjo, 01/03/1993 | Sie Rohani | Bener |
| 7 | Pandu Dhika Danuri | Sukoharjo, 04/09/2000 | Sie Olahraga | Karangwinangun |
| 8 | Dwi Mardani | Sukoharjo, 17/11/1997 | Sie Pendidikan dan Pelatihan | Karangale |
| 9 | Said Al Hajri Rahmad | Sukoharjo, 10/04/2002 | Sie Kesenian dan Sosial | Manisharjo |
| 10 | Paino | Sukoharjo, 01/01/1987 | Sie Umum | Sidorejo |
| 11 | Harsasi Rahmadani | Sukoharjo, 30/12/1998 | Anggota | Manisharjo |
| 12 | Budiyanto | Sukoharjo, 07/007/1991 | Anggota | Tepisari |
| 13 | Bayu Susanto | Sukoharjo, 15/06/2001 | Anggota | Manisharjo |
| 14 | Didik Setiawan | Sukoharjo, 12/12/1996 | Anggota | Tepisari |
| 15 | Nugroho Wahyu Aji | Sukoharjo, 18/01/1998 | Anggota | Tepisari |
| 16 | Suti Ratnawati | Sukoharjo, 26/03/1998 | Anggota | Manisharjo |
| 17 | Arin Praseto | Sukoharjo, 24/09/1994 | Anggota | Tepisari |
| 18 | Slamet Sartono | Sukoharjo, 23/01/1991 | Anggota | Tepisari |
| 19 | Tumino | Sukoharjo, 31/10/1985 | Anggota | Pondokrejo |
| 20 | Sugeng Haryanto | Sukoharjo, 26/04/1990 | Anggota | PondoKrejo |
| 21 | Romadika | Sukoharjo, 16/12/1999 | Anggota | Ngrunggo |
| 22 | Khoirul Fallah | Sukoharjo, 13/06/2003 | Anggota | Ngrunggo |
| 23 | Didik Ahmadi | Sukoharjo, 10/04/1982 | Anggota | Sidorejo |
| 24 | Sukamto | Sukoharjo, 13/01/1982 | Anggota | Sambirejo |
| 25 | Andri Setiawan | Sukoharjo, 15/05/1994 | Anggota | Karangwinangun |